Feeds:
Posts
Comments

I miss you…!!

Past days has been really productive days for my writing, ironically, the writing that has been haunting me for the last 2 years, has never been completed, I think I would start to name it “a lifetime project”

I really enjoy having this writing passion get back in me for the last 4 days, too many writings have been created, even only some of them are published in my blogs, some of them will remain in my laptop, until I have gut to release it, and some of them that being published will keep silent with password protected.

I miss you…!

I’ve been searching for you since last year, I miss when my fingers can’t stop typing, when my head full of ideas, when I am able to translate my feeling into writing, when I loose sleeps because all the ideas keep coming back. I miss writing a story, writing about someone, that I know I could never be. I miss translating my anger, sadness, happiness, emptiness into that writing. Mannn…! I think I am going crazy…

I miss for being free to tell everything, I miss having my ideas dance in my head waiting to be expelled, I miss my smile when I finished my writing with a great ending, I miss all the silent when I am writing.

I extremely missing you..!

This post is password protected. To view it please enter your password below:


This post is password protected. To view it please enter your password below:


Gue hidup untuk hari ini cuy, apa yang terjadi, ya terjadilah, biarin aja, hari ini gue kaya, trus besok gue miskin, ato hari ini gw punya kerjaan, terus besok dipecat, paling tinggal nyari kerja lagi, susah amir…

Enak loh mit, coba deh, sekali-kali loe jgn planning hidup lo, keluar dari keseharian lo, memberontak sekali-kali, selama ini kan hidup lo udah enak, mo apa-apa tinggal minta bokap, sekali-kali susah wouldn’t kill you..

belajar deh jadi beda dengan yang lainnya, gak usah terlalu mikirin kata dan pendapat orang, yang ngejalanin hidup kan lo sendiri.

*Menghela napas panjang*

Mo jujur-jujuran nih..? gue paling bete kalo ada yang ngomong gini ke gue.. Niat gue yang tadinya cuma pengen menasehati dia, karena gaya hidupnya yang menurut gue terlalu berlebihan dan aneh, akhirnya gue cuma diem, nyengir sambil menghujat sumpah serapah didalam hati, dia yang cuma gue kenal selama 3 tahun, udah berani memberikan judgment yang berlebihan, seolah udah mengenal gue seumur hidup. Stereotype “anak manja dan penurut” emang udah sering gue dapatkan dari beberapa orang yang mengenal gue hanya pada beberapa tahun terakhir ini, kadang suka bikin telinga panas, but trust me.. I’ve been going through a lot, I did many things that I wish I never did, I know how’d it feels to be zero in everything, and I fought for everything that I want, I am not spoiled, but I do get what I want and I get that in a hard way, not just wave my hand to my dad..

Being rebellious is cool, but.. it has time limit, been there, done that..!

Dulu, gue selalu ingin beda dengan yang lain, entah kenapa, keinginan untuk selalu “dilihat” dan sifat rebellious  keluar membludak dengan luar biasanya. Semakin gue beda dengan orang-orang sekitar, gue semakin senang, semakin gue bisa memberontak dari aturan yang ada, sepertinya gue merasa hidup gue semakin bermakna, semakin ketat aturan yang mencoba mengikat gue, semakin kuat gue menggeliat untuk keluar dari aturan tersebut. Gue merasa punya hak penuh untuk mengatur seperti apa hidup yang bakal gue jalanin, dan peduli setan dengan pikiran dan judgment orang-orang sekitar, selama gue gak menyakiti orang lain, karena gue yang bakal ngejalanin hidup, bukan orang laen, bukan keluarga, bukan orang tua.

Am I a Planner?

The answer, unconsciously.. Yes.. certain conditions have made me as a planner

Terlepas dari semua prinsip gue diatas, gue sadar akan konsekuensi yang akan gue terima, gue mulai mengatur dan merancang hidup gue, semuanya berdasarkan worst case scenario, gue memang seorang planner, tapi plan scenario yang gue bikin gak pernah melibatkan orang lain, gue gak pernah mau menggantungkan jalan hidup gue kepada siapapun, bahkan keluarga, karena gue yakin, yang bisa memahami jalan pikiran gue, cuma gue sendiri, bahkan dari kecil, gue udah sibuk dengan pikiran gue sendiri, syndrome anak kedua sangat melekat pada keseharian gue, merasa tersisihkan dari sodara-sodara yang lain, menjadikan gue terbiasa hidup sendiri.

Gue inget, goal pertama yang pernah gue bikin adalah, keluar dari rumah dan hidup mandiri sendirian. Untuk itu, gue harus punya bekal, tingkat pendidikan yang at least sarjana, sehingga gue bisa memperoleh pekerjaan yang setidaknya bisa mencukupi kebutuhan hidup gue. To be honest, gue gak terlalu peduli dengan jabatan atopun tingkatan karir, gue bekerja untuk memenuhi goal hidup gue yang selanjutnya, gue pengen berhenti kerja di umur 40 tahun, gue pengen jalan-jalan, mungkin kalo gue bilang, gue punya plan buat keliling dunia terlalu cliche dan gue tau butuh usaha dan dana yang luar biasa buat memenuhi hasrat keliling dunia.

Beberapa tahun yang lalu, ketika gue menceritakan semua rencana gue dengan salah seorang teman gue yang jauh lebih tua dari gue, dia cuma bilang, “gue mau tau, lo masih punya plan kayak gini gak 5 tahun ke depan, di umur lo yang sekarang, kita emang cenderung egois.. gue…gue…gue…gue… terus, tapi begitu lo udah lebih dewasa, lo bakal sadar, sampe lo setua apapun, sekaya apapun, sebebas apaun, lo tetap butuh keluarga, sahabat dan rumah, coba aja liat”

Surprisingly, kata-kata temen gue tersebut emang terbukti, kalo dulu, gue sempet gak kuat berada dibawah satu atap sama nyokap gue, semenjak hidup sendiri, gue justru kangen diomelin nyokap, kalo dulu, gue lebih memilih beredar keluar rumah dengan teman-teman gue, sekarang, gue lebih memilih di rumah. Semakin gue merasa dewasa, gue semakin ngerasain apa aja pengorbanan yang udah dilakukan oleh orang tua gue dan keinginan buat ngebahagiain orang tua sepertinya gak akan pernah abis. Dan semakin bertambah umur, gue semakin sadar, semakin sedikit waktu yang bisa gue habiskan bersama keluarga gue, orang tua gak akan hidup selamanya, sodara-sodara pasti akan sibuk dengan keluarganya masing-masing. Pada saat-saat inilah suka ada penyesalan, kenapa dulu gue lebih memilih untuk hidup diluar rumah dan jauh dari keluarga.

Gue pernah menjalani hidup sendirian di negeri orang, dengan kultur yang jauh berbeda dari kultur timur, pada awalnya, gue senang, no one will mind my own business, sepertinya pulang kerja enak bgt, gak perlu berbasa basi dengan tetangga apartment, kalo ketemu di jalan gak noleh juga gak apa-apa, gak ada acara gosip ria yang suka diadakan oleh para tetangga di Indonesia pada umumnya, semuanya sibuk pada urusan masing-masing. Akibatnya, pada saat gue balik for good, gue harus ikhlas menerima kenyataan, bahwa, what goes around, comes around, you think it’s cool not to mind other’s people business..? try to take 3 huge luggage from 3rd floor building into the main lobby, using stairs, everyone looking at you with their pity face, but nobody care to offer their hands to help.

Maka dari itu, beruntunglah kita yang hidup di kultur timur, dimana hubungan tiap orang lumayan dekat, ada yang mengingatkan kalo kita salah jalan. Ada teguran dari masyarakat/komunitas akan selalu ngebuat kita intropeksi diri.

Sekarang gue sadar, in some ways, sometime, self  happiness is selfish, siapa bilang, yang ngejalanin hidup itu adalah kita sendiri, kita ngejalanin hidup dengan banyak komponen didalamnya, salah satunya adalah komponen bersosialisasi, kalo hidup itu adalah sebuah film dengan durasi yang sangat panjang, kita cuma bintang utama yang didampingi oleh beberapa bintang pendamping dan ribuan figuran, belum terhitung pihak yang berada di belakang layarnya, yang siap menjadi juri, apakah kita telah membuat film yang sukses dan menghasilkan ribuan amal ibadah, ibarat sebuah film box office. Ato kita selama ini memproduksi film yang hanya kita sendiri yang mengerti jalan ceritanya, dan mungkin saja, film nya termasuk film dengan rating rendah dan gak layak untuk dijadikan tontonan.

Pesan Moral :

Being yourself and ambitious is good, but please be considerate people around you and the rules applied in your community. Suka ato tidak suka, image diri kita bergantung pada pandangan orang di masyarakat. Bersikap kritis boleh aja, tapi tetap ada beberapa hal yang merupakan nilai mati dan gak bisa dikritisi.

Stop being rebellious when you think the time is up, take your note, plan your life, get real girlfriends..!, you won’t live forever. Time is running out.. At the end you will not want to die without any achievement to be remembered, and please noted, that Living for Today is not achievement and something that can be proud of, it’s a stupid idea..

Being unique and different is when you comfortable about yourself, even if you’re a big fans of Backstreet Boys… :p

Serius lo…..???

Lagi enak-enaknya nonton CSI NY tadi malem, tiba-tiba BB Messenger gue bunyi.. karena CSI NY lagi seru-serunya, gue cuekin, bunyi lagi, gue cuekin lagi, tapi sepertinya oknum diseberang sana, gak putus asa, BBM dicuekin, beliau dengan segera nelpon.

Oknum T : kalo punya BB diliat dong..! gue kan BBM lo dari tadi…!

Mita : duh, maap, gue jarang reply chat kalo malem.. lagi nonton.. ada apaan…??!

Oknum T : kmaren, gue BBM siang juga gak dibales..

Mita : yaaaa.. kan gue kerjaaa… niatnya sih mo bales sorenya, tapi lupa.. maapp..!

Oknum T : jadi kalo BBM lo, kapan bisa nya..?

Mita : ya, kalo jam kerja jangan, trus kalo malem ada acara bagus, ato lagi pacaran, ato kalo lg hang out, lagi nyetir.. jangan BBM..

Oknum T :*dengan nada sedikit meninggi* yeee…. mana gue tau gebleeek…!!

Mita : huehehehe.. ada apaan sih..??!!

Oknum T : eh.. umur lo belum 35 kan..?

Mita : *masih serius nonton CSI* ya belum laaahhh…!!

Oknum T : udah nikah belum..???

Mita : *perhatian mulai teralihkan* beloonn dudul…!! knapa emangnya..?? gak ada cerita dijodoh2in..!

Oknum T : yee… GR lo..! siapa yg mo ngejodohin..??!!!, uhmm.. lo masih kerja kan..?

Mita : * mulai serius nonton CSI lagi, karena merasa semua pertanyaan oknum T gak penting* masih dong.. kalo gak, siapa yg mo menghidupi gue..?

Oknum T : Spanish lo masih oke..?

Mita : *CSI lagi seru, nonton tambah serius* si, hablo espanol.. porque..?

Oknum T : bagus… bagus…

Mita : ada apaan sih..???? job offer dari spanyol..??

Oknum T : gak sih… uhhmmm…. bentar.. bentar.. *terdengar suara diseberang sana sedang menulis*

Mita : woyy… ada apaan..???

Oknum T : gini mit… gue lagi iseng.. trus mikir.. eh.. lo dengerin gak sih?

Mita : *masih serius dengan CSI* he eh.. mikirin apaan?

Oknum T : gue mo daptarin lo..

Mita : kemana..? sekolah? beasiswa..? kerjaan baru…? acara Take Me Out..?

Oknum T : bukan kalii… ke situ.. anu.. uhmmm.. yg dulu lo gak mau itu loh.. Fun Fearless Female buat 2010…!!!

Mita : HAH..??!!! *semua konsentrasi buyar* gile lo.. gak mau gue..!!

Untuk oknum T… jangan mikir yang aneh2 ya.. duuhh.. dari kemaren-kemaren mo nonton CSI gak bisa-bisa.. please deh.. get rid of that idea.. nonton pilem horror aja gue takut.. gimana mo disebut fearless..? kalo Fun.. ya.. itu sih obyektip.. satu-satunya kriteria yang gue penuhi adalah.. Yap.. gue FEMALE, tidak diragukan lagi..

Jadi apakah anda mau voting untuk Seorang Wanita Yang “mungkin asik” tapi Masih Takut Nonton Pilem Horror sebagai Fun Fearless Female 2010..????

Rambut yang bikin Dilema

Gue sangat suka bereksperimen ama rambut, dari potong pendek nge jigrak (hasil rayuan dan paksaan Dini), keriting disaat orang-orang berlomba buat bounding biar bisa keren kayak Dao Ming Tse-nya Meteor Garden, bosen keriting dilurusin lagi, padahal aslinya rambut gue lurus abis kayak jalan tol Cipularang, masih belum puas, diwarnain dari warna ungu, merah, biru, brunnete.. kalo rambut gw bisa ngomong and bisa milih buat tinggal di kepala siapa aja, spertinya mereka udah mengutuk gue jadi kodok gendut yang botak *tiba-tiba ngebayangin kodok gondrong*

Ceritanya nih, dari kmaren gw sbenernya udah dilema, potong poni gak ya..??? cuma kok selama gue tinggal di Bali, untuk urusan potong rambut, masih blum menemukan salon yang sreg buat gue.. kalo cuma urusan creambath sih gak apa2, pake salon apa aja, tp kayaknya kalo urusan potong rambut, kayaknya kudu milih bgt.

Berbekal dari kata nyokap gue, “kamu jangan diponi ah.. jelek, kayak abege”, sementara kata adek gue,“Uni, diponiii dikit.. biar keren.. gak kayak embak-embak”, nah, kmaren gw pas lagi nyatok rambut, bingung.. nih poni, udah kepanjangan, mo di kesampingin, gak banget deh kayak embak-embak *masih beruntung lah, daripada kayak mas-mas*, di kebelakangin.. duh jidat gw gede buangeett.. di kedepanin kayak kuntilanak nyasar… akhirnya gue ambil gunting dalam laci.. potong, enggak, potong, enggak.. hmmm.. enggak usah lah.. ntar aja di jakarta potong poni nya..

Tadi pagi, pas lagi nyatok, kepikiran lagi ama poni.. kok jadinya serba salah, mo potong ke salon, takut kependekan, akhirnya dengan semangat 45, gue ambil gunting, ambil koran.. *kres…kres…kres… jetuusssshhhh* berjatuhan lah poni gue yang bikin dilema selama beberapa hari ini.. begitu selesai motong, sempet nyesel juga, tapi apa boleh buat, gue pengen kayak abege.. xixixixixxixi…

From a Very Long Journey

 

wp1

1_632014304l DSCN2830
beanbali f677568
2007-01-25 027 IMG_0787
centil2 my gokil friends
Trois les belles 4 P1050307
KEJAKSAAN 023 1_219281617l
1_627501701l f851840

Udah pernah dengar Mangrove Forest? Ato ada yang udah pernah ke Mangrove Forest di Bali?

Rabu kemaren, gw sempet kesana dengan beberapa teman baru gw, and ofcourse with my lovely beau, that place is amazing..! tempat ini terletak gak jauh dari jalan raya yang lumayan ramai di Bali di daerah Suwung, sepertinya gak terlalu banyak yang tau tentang tempat ini, Mangrove Forest sepertinya cuma terkenal di kalangan penduduk local, sebagai obyek wisata yang dekat dan murah. Pas gw kesana, turis bule juga gak keliatan sama sekali, cuma penduduk local yang sepertinya ingin refreshing ditemani sanak keluarga dan anjing tercinta… plus, juga sebagai ajang pacaran muda-mudi local.

Anyhow, Mangrove Forest sendiri lumayan besar, kita bisa mengitari area ini diatas jalan kayu yang sengaja dibikin, kalo masalah pemandangan, gw lebih tertarik dengan suasananya yang enak banget, udaranya juga masih enak, diliat dari tempatnya yang nyaris deket banget ama jalan raya, amazingly, loe gak akan mendengar hiruk pikuk kendaraan, yang terdengar cuma desiran angin, ditambah dengan bunyi gerakan dedaunan. Beberapa hewan kecil sejenis kepiting juga terlihat disini (gw lupa namanya apa), pada masing-masing ujung jalan, terdapat sebuah tower buat santai, tapi harus hati-hati, beberapa tower terlihat tidak begitu kokoh, begitu juga ketika kita mengitari area Mangrove Forest, beberapa jalan setapak yang terbuat dari kayu, terlihat bolong-bolong, ditambah pada beberapa area deritan kayu terdengar disana sini, memang sih, kalo jatuh gak akan kenapa-napa, tapi tetep aja, yang namanya jatuh, pasti sakit.. J

Nah, ada beberapa hal yang ngebuat gw sedikit miris disini, pertama-tama adalah vandalism, banyak bgt coretan disana sini yang mengurangi esensi back to nature, lucunya, kebanyakan coretan dibuat dengan tip-ex, tema coretan juga beragam, tapi sebagian besar bertemakan tentang kehidupan percintaan si pencoret, “Lilis Love Joni”, “I love You forever”, dan satu lagi yang bikin gw agak ngakak adalah “Ya Tuhan, jika kamu membaca tulisan ini, jodohkanlah aku sama dia”… really… that was funny…!! Gw jadi ngebayangin, kalo si cowok ngajak ceweknya pacaran di Mangrove Forest ;

Cowok : Sayang, kita ke Mangrove yuk

Cewek : Yuk, yuk… jam berapa?

Cowok : Agak sorean aja, biar agak gelap yah sayang, jangan lupa bawa tip-ex yah

Cewek : Yah, tip-ex aku habis sayang, kmaren kan kamu yang ngabisin, buat bikin surat cinta di Mangrove juga

Cowok : Trus, bagaimana dong, cara kita mengikrarkan cinta kita?

Cewek : hmmm…. Kamu punya spidol?

Cowok : oh iya..!! punya.. kamu pinter banget sayang..! kepikiraaannn aja..!

Ato untuk orang yang lagi nyari jodoh

A : Eh.. mau kemana lo?

B : Mo ke Mangrove, ikut gak?

A : Mo ngapain emangnya..?

B : Mo minta jodoh…

A : Emang bisa..?

B : Bisa tuh, jangan lupa bawa spidol yah..!

A : Buat apaan?

B : Buat nulis wish kita… soalnya Tuhan suka baca2 tulisan disana kalo lagi iseng, kali aja kali ini tulisan kita dibaca…!

A : owh.. sip..sip… tapi spidol gw gak punya, tip-ex aja yah..! lebih ok..! lebih keliatan!

B : beuh..!! ok berat tuh.. yuk, brangkat..!

Dari dulu tuh, gw suka bingung, kenapa sih nih orang-orang suka banget nyorat nyoret tembok..??? kalo gw paling banter nyoret2 meja sekolahan nulis rumus kimia ato fisika, itupun gw hapus lagi.. **kalo ini sih karena takut ketahuan guru.. huihihihi maklum, memori otak agak cetek kalo masalah rumus-rumusan** gw masih belum menemukan alasan paling logis kenapa orang suka mencorat coret fasilitas public, apakah sebagai bukti, kalo mereka pernah ketempat tersebut, well.. gw sering bgt ngeliat coretan “Joko was Here”.. hmmm.. ok.. tapi ada berapa banyak nama Joko di dunia ini..?? ok.. mari kita persempit, ada berapa banyak nama Joko di Indonesia..?? Joko mana yang pernah kesini?? Joko Supratman..?? Joko Tingkir..??? ato yang paling aneh lagi, coretan “I was here” nah.. ini siapa?? Apakah yang bersangkutan pengen terlihat misterius..???? blum lagi kata-kata jorok yang suka dicoretin, yang paling sering gw liat The F word… dengan seribu tanda seru dibelakangnya.

Selain vandalism, one thing that really concern me there, is.. sampah..! ok, some people said, that was because of the low tide, but those things are not supposed to be there, are they? Ini juga yang akhirnya mengurungkan niat gw untuk photo disalah satu spot yang menurut gw ok. Mungkin udah waktunya sekarang di Indonesia, apalagi Bali, sebagai salah satu kota wisata dunia, buat membudi dayakan cara pengolahan sampah, dan mengkategorisasikan sampah yang bisa didaur ulang dan yang gak bisa didaur ulang.

Satu lagi nih, hopefully, ini yang terakhir, kenyamanan gw ketika berkunjung kesana, sangat terganggu, karena toilet nya belum jadi, kebayangkan, gw harus menahan hasrat buat air kecil, dari mulai perjalanan, sampe perjalanan pulang..?? kalo laki-laki, kalo kepepet bgt, mungkin gak masalah, tinggal cari pojokan, gak usah pake jongkok, selesai sudah…! Nah kalo cewek…??? Cari pojokan sih masalah gampang.. jongkoknya itu loh, mengingat banyak kepiting berseliweran..??!!

Overall, mostly we had good times and good views, cuma beberapa hal diatas yang mengganggu acara jalan-jalan gw, personally, I hope, the distric government can put extra attention for this spot.. jangan nunggu banyak bule dateng, baru langsung dibagusin.. :p peace Pak Gubernur..

Mangrove Forest

For more pictures in this spot, you can click here

“J… I am gonna get married early next year…”

“What..?? really..?? r u sure..??”

“Yups… why..?”

“Nothin’… I just think that you’re not a married material.. take a look at this picture of woman who’s destined to get married… and you…. I don’t see you’re in the picture…”

“Dodol loe…!!!”

“Seriously Mit… for real..??!”

“Yes..!”

“And why..???”

“I love him…”

“What…??!! that’s it..?????”

“Yes….!”

“Where’s the unbelievable strong, full of suck realities, crazy, independent, adventurous and filthy Mita, that I know 4 years ago..???? vanished..?? just because the sake of Love and worse…. with this guy…????”

“Hahahaha… reality bites.. babe…! live with it…!, I am still me..!”

“oh yah..??? really..? you never believe that word, remember..??, you called it the “unbelievable bullshit to get into woman’s pants” word..!”

“I changed J.. let’s just say, time presents me the wisdom.. hahahaha”

“That’s not gonna last Mit… behold on my words…! you’re not married material, at least for now… and I don’t like him..! find someone else.. do not rush..”

————————————————————————————————–

And Folks..!! the reality is… I broke up 3 months later after that conversation..! the conversation that held in Plaza Senayan Coffee Bean with a very old friend of mine.. who I started to think, that he really knows me.. :)

I am not broke up because that conversation, but because.. again.. J was right… he’s an asshole..*forgive my language*

Well, am not gonna talk about him, and am not gonna be a smart ass to talk about the wisdom, back couple years ago, I admit that I was a pathetic person who mad to the world, and fought so hard for people to admit my existence in social life and working life. Laugh at people who shows their feelings… to me, crying is a form of weakness expression, affection is the biggest fault to show self weakness, make an effort to have a boyfriend and getting married is a lame excuse of fear to be alone and again… “Love” is the unbelievable bullshit to get into woman’s pants…!

After years gone by..

I realize.., those things above, is my expression of fear… fear of give my hope too high… fear of not to be admit by my circle of life, fear to have a life plan, fear of can not fulfill that plan perfectly, fear of not worthy to be loved by anyone, I am scare of failure, that’s why I never have a dream of what I’ll become, I’m scare that I can’t fulfill that.. I am scare to dream…

Until one day, my soul-mate, Ira, slap to me on my face with her words; “crying is not a sin..! God gives us that ability to express our feeling..! without crying, you’ll be a cold-blooded woman”

But still, I can not do that, next time I found that I am so desperately reach the underground limit.. just because my handicapped of expressing my feeling.. I hate myself for that… I curse myself for that..!

2 years ago, when I fought so hard to prove my existence in my professional life, turned into disaster, unconsciously, I became sort of a back stabber, fear of people will put their feet on my face, became reality. And then, I was like hit by 1000 volt of lightning when I realize how shallow I was, how disgrace I was…

Since then, I try to change, try to be just me, and the effect is.. I feel so dumb and invisible.. I feel that I am no one, only cameos in everyone’s life.. I feel that people wants me only for being nice and not really sincere. And in love life… I never really care.. guys came and go in front of my face.. and I didn’t care, never put that as one of my life priority… boyfriend is a “nice to have” material, what’s it gonna do me..?? I am only cameo for them.. they’re the movie star.. last time I checked, all I got only pain and loss from them..

You wouldn’t believe me, I am sharing my tears, when I wrote this, all my life, I realize that I disgrace and unappreciated myself, I never judge people, but I judge myself, I’ve been lying to myself, each day in my life, I convince myself that I am strong and independent, the truth is, I AM NOT..! I am only an idiot that trying to be smart and act like one.. I am scare so much of failures, but I failed so much..

Recently, couple weeks ago, I found a writing, wrote by one of my cousin, he made me realize, I supposed to be the leading actress of my own life, I am not a cameo in my life, people should be a cameo of my own life, when things turn out to disaster, we choose to blame other people, when we fail, we judge that we are a failure, well, that’s not true, we never fail, life does not stop when we fail, fail and success come and go, just like a wheel of life, there will come the time, when we have to fail, even though we already plan it flawlessly, and when we fail, there will be someone achieves their success, even the great Roman emperor had their darkest moment. There’s no perfect thing in life, but all can be perfect if you give your best, it is not achievement that count in every process, but the process itself.. the process how you pull every single pieces to achieve the goals, and people’s confession is not the only one measurement of the achievement, but your own satisfaction feeling, now I understand the quotations of “you will not get depression, if you love what you’re doing” as long as you believe in yourself and give your best to make things happen.

I am now in a process to love and appreciate myself, I treat me, like I want people to treat me. I am not dumb, I just sometime not knowing thing as much as other people. Now, I believe in Love, seeing my family never give up and never loose trust in me , when I think they should, that’s because they love me. Love is not shallow as I believed in before, it is not an “unbelievable bullshit to get into woman’s pants” but it is an expression to get into someone’s heart, it will last if you do it unconditionally, but it will come and go, if you ask something in return, and that would be for everyone’s option. I believe not all people just trying to be nice, because I have my best friends always sincerely believe and put trust in me, and all they ask is for me to be always be next to them for joys and sadness… I’ve been going trough life, it’s incredibly sucks sometime, but it is also amazingly lovely most of the time..

“Claire Colburn: You wanna be really great? Then have the courage to fail big and stick around. Make them wonder why you’re still smiling" 

It’s getting late now… getting to bed now, and can’t wait for tomorrow.. I’ll see you in next post..! thanks for reading by the way… :) nite all..!

Postingan sebelum Maksi

Pagi tadi gw baru dapet shocking news.. the living legend has passed away, sedih juga sih, mengingat gw waktu SMP nge fans berat ama Jacko, dari dia masih jadi member The Jackson Five, pake ngumpulin VCD konsernya, poster, scrapbook.. gak peduli biarpun dia udah kena berbagai kasus, tetep gw cinta mati ama dia.

Dipikir-pikir, gw kayak gak ada kerjaan bgt dulu, jaman SMP, lagi masa-masa puber, ngumpulin poster bintang film, rela gak jajan buat beli majalah KawanKu, karena ada poster di bagian tengahnya, sebagian dari poster yang gw kumpulin, menghilang ntah kemana, sebagian artis yang gw kumpulin posternya juga gak kedengaran beritanya lagi.

Gw inget banget dulu, tergila-gila ama serial Sea Quest, tayang di SCTV, lupa jam berapanya, beberapa poster Jonathan Brandis dengan berbagai pose gw tempelin di kamar gw, ditambah posternya Dalton James dari film My Father the Hero, Edward Furlong dari Terminator II yang by the way, gw nemu beritanya, he’s incredibly fat now..!! Brian Austin Green dari Beverly Hills 90210, poster covernya album Jacko “History”, Marky Mark and the Funky Bunch, tampang imutnya Leo Di’Caprio, tampang culun Backstreet Boys, tampang sok imut nya Boyzone, BoyzIIMen, dan banyak lagi…!!

Dari sekian banyaknya poster yang dipajang di kamar gw, yang semakin bersinar Cuma Leonardo Di’Caprio ama Mark Wahlberg.. yang lainnya entah pada kemana. Dan yang beruntung yang gw bikinin scrapbook Cuma Jacko and Backstreet Boys.. huahahahaha..

Begitu era Jacko udah mulai meredup, gw beralih ke Backstreet Boys ketika SMA, waktu itu dengan 5 orang temen gw, gw sering banget “maksa” mereka nonton konser BSB yang only God knows udah berapa kali diputar, sok-sok bikin vocal group.. hahahahaha… bikin cerita khayalan di bagian belakang text book sociology (ini pastinya sih kerjaan gw) tapi lucunya temen-temen gw sampe mau baca berulang-ulang. Wondering… dimana tuh buku yah..????!!

Sekarang, gw nge fans ama siapa yah..?? boro-boro deh, top40 aja udah gak apdet.. kmaren aja pas gw iseng liat MTV, udah banyak bgt artis baru yg gw gak tau, paling juga Rihanna.. huihihihi.. jangankan luar negeri, dalem negeri juga gak apdet, yg namanya Kuburan Band aja baru liat kmaren malem, baru tau tampangnya Afgan, pas dia ngeluarin video clip “sadis”, baru tau kalo Cici Paramida di tabrak lakinya juga dikasih tau ama sepupu gw… **eh, itu mah gossip yah :p**

Udah ah, mo makan siang…

Older Posts »