RUU APP disahkan.. terus apa…???

Stupid thing yang dilakukan ANGGOTA DEWAN TERHORMAT di DPR adalah membuat RUU APP..!! dan The Most Stupid Thing yang akan dilakukan oleh DEWAN TERHORMAT di DPR adalah jika men-sah-kan RUU APP tersebut..!!

Kenapa..????

Liat aja Arab Saudi… dengan pakaian yang sangat tertutup itu, apakah kegiatan pelecehan seksual terhadap wanita punah..?? Big NO NO…!! pelecehan seksual tetap dilakukan ditambah lagi dengan Domestic Crime terhadap wanita, baik itu istri, anak perempuan dan pelayan rumah tangga…

Seperti yang pernah gw bilang, jalan yang harus diambil untuk mengurangi kegiatan pornografi dan pornoaksi adalah peningkatan pendidikan, anggaran RUU APP bisa dialokasikan untuk penambahan subsidi pendidikan, sekarang coba lihat, orang-orang yang biasanya melakukan pornografi dan pornoaksi adalah orang yang cenderung mempunyai tingkat pendidikan rendah. Banyak wanita terpaksa menjadi pekerja seks karena tuntutan kebutuhan hidup, dan wanita tersebut mempunyai tingkat pendidikan yang rendah akibat biaya pendidikan yang sangat tinggi, satu-satunya yang bisa dia jual adalah dirinya, tanya aja para “mami” dan “papi” yang mempunyai JASA BESAR untuk “karir”  tersebut, dan jangan salah…. “mami” dan “papi” ini juga rata2 punya tingkat pendidikan yang rendah, gak punya kemampuan apa-apa selain melakukan jual beli wanita ato yang biasa disebut “woman trafficking”.

Mo lebih dramatis lagi…??? sekarang gini deh, orang gak akan jualan kalo gak ada pembeli, who’s the most consumptive creature yang sangat menikmati kegiatan pornografi dan pornoaksi…??? MEN, PARA LELAKI…! jadi gimana kalo para lelaki dimusnahkan biar kegiatan pornografi dan pornoaksi jadi akan sangat berkurang..??? huehehehehe… “Peace” buat para lelaki… just kidding guys.. :p  

Coba aja, majalah2, film2 dan saluran internet porno, siapa sih pembeli dan pengunjung setia..??? cowok kan..?? sekarang kita adil dong… ibaratnya gini.. loe yang mau atas keinginan sendiri.. kok gw yang harus dibatasi..?? seandainya pun, RUU APP disahkan, kalo niat dan gak bisa ngontrol hawa napsu tetap aja kejadian pelecehan seksual…

Ingin mengurangi pornografi dan pornoaksi, I totally 100% support, cuma caranya bukan dengan RUU APP, tapi dengan undang-undang media, undang-undang perlindungan wanita dan anak. Trus jalani hukum dengan keras dan tidak pandang bulu, para petugas penegak hukum yang ada sekarang lebih sering jadi “tuan tanah” dibanding pelindung masyarakat. Banyak oknum penegak hukum yang malah melindungi tempat prositusi, penjualan DVD porno, tempat penjualan Miras, diskotik-diskotik yang gak bener yang banyak terdapat di kota… karena mereka memberi uang yang lebih banyak, mungkin dibandingkan gaji mereka dari pemerintah, belum lagi tempat-tempat prostitusi yang menjadi langganan para ANGGOTA DEWAN YANG TERHORMAT…, pasti penuh perlindungan tuh…

Nah, kalo RUU APP disahkan, terus aparat penegak hukum nya masih kayak gini, apa efek nya coba..??

7 Situs dengan pendapatan tertinggi adalah situs porno… huahahaha… hebat dong… skrg tuh situs mo diapain..?? di block..??? bisa sih, tapi apa akan mengurangi pornografi dan pornoaksi..?? NOPE…! para manusia yang gak bisa ngontrol hawa nafsunya tetap aja nyari-nyari, kalo diniatin mah dapet aja. Sadar gak sih dengan kayak gini, malahan bisa jadi ngebuat hidup para wanita jadi lebih bahaya..?? sifat keingintahuan justru lebih besar, yang ada malah nekat, pelecehan seksual terselubung malah akan lebih banyak.

Katanya sih… RUU APP ini ada untuk menghormati wanita… well, guess what… gak perlu repot-repot sampe bikin RUU APP kok… kalo niat nya mo menghormati wanita, walopun si cewek telanjang seharusnya bisa dong tetap menghormati… RUU APP itu sebenernya untuk melindungi para cowok supaya bisa mengontrol hawa nafsunya.. tingkat kebobrokan moral bukan hanya dari sisi marak nya pornografi dan porno aksi, korupsi juga merupakan kebobrokan moral kok.

Duh… kalian melindungi kami dengan cara yang salah… coba kalo para pemerkosa, pelaku exploitasi wanita, pelaku kekerasan rumah tangga, pengguna jasa pekerja seks, para pekerja seks, penjual DVD porno dikasih hukuman yang sangat tegas… maka kami akan terlindungi. Kami gak butuh undang-undang untuk membatasi diri kami, kami juga butuh hak untuk bebas berekspresi dengan penampilan kami.. so please do respect us..!!

Trus… mau dikemanain pakaian-pakaian adat Indonesia yang terdiri dari baju kemben jawa, dodot…. apa smua kudu ditutupin..??? Trus, gimana dengan Bali dan ribuan turisnya yang asik ber bikini ria di pantai-pantai…?? mo diselimutin smua..?? OK.. kalo turis mungkin gak masalah.. tapi bagaimana dengan wisatawan domestik yang datang…??? ke pantai… pakai baju lengkap…??? please dehhh….. biar lah para wanita dengan selera pakaiannya yang berbeda-beda… budaya Indonesia dengan baju adat yang berbeda-beda… bukannya keragaman itu indah jika saling menghormati…??

Kalo gerah dengan tontonan video klip dangdut, yahh tinggal pindah channel lain aja… gampang kan..??? tiba-tiba di jalan liat cowok ama cewek ciuman, tinggal tutup mata ato liat ke tempat lain… jangan malah dijadiin tontonan… buat para generasi muda juga, harusnya juga tau tempat dong, gw juga suka gerah kalo liat orang ciuman dan bermesraan di mobil, kalo lagi kena lampu merah… cuma gw sih, paling gw jahilin dengan pasang lampu besar ato gw dim.. huihihihihi…. para musisi dangdut juga kira-kira dong kalo meliuk-liuk-kan badannya, masyarakat juga jgn kasih penghargaan, seperti ratu nge-bor lah, ratu gergaji, ratu goyang patah-patah… dengan begitu kan para “ratu” itu ngerasa ada apreasiasi dari masyarakat, dan malah meng-eksploitasi goyangan-goyangan aneh tersebut.

Jadi sebenernya untuk mengurangi bahkan menghindari pertumbuhan pornografi dan pornoaksi di negeri tercinta ini, adalah dengan kesadaran masing-masing, gak bisa dibatasi dengan undang-undang. Sekali lagi, pendidikan akan sangat membantu para pelaku pornografi dan pornoaksi ini untuk menjauhi lingkaran setan tersebut. Dan buat para lelaki…. cobalah dengan menghormati para wanita dengan gak “jajan”, setia deh pada pasangan masing-masing.

So… kalo smuanya udah pada sistem nya… apakah kita butuh UU APP…????

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s