Drama E-KTP

Drama E-KTP ini salah satu bagian dari Mega Drama sebelum Mega Holidei..

Berawal dari ajakan Pak Bos, entah karena iseng doang ato emang niat. Pak Bos ini mendadak ngajak jalan2 ke Yurop, dan saya pun dititah untuk ngurus printilannya, dari dokumen perjalanan, sampe itinerary.. Ga apa-apa sih berhubung saya pun seneng ngerjainnya, dimulailah rentetan drama yg antara bikin emosi, gemes ama bikin ketawa juga.

Dokumen pertama yang harus diurus adalah paspor, krn paspor yg dulu udah expired lama bgt, maka kita harus bikin baru lagi. Setelah tanya sana sini dan nyari informasi kemana-mana, baru saya tau kalo proses pembuatan paspor sekarang harus pake EKTP, “Ah gampang, saya udah punya kok” eits.. tunggu dulu, ternyata walopun kita udah punya NIK jangan mimpi kalo kita sudah terdaftar menjadi pemilik EKTP, karena untuk membuat paspor yang dipelukan adalah KARTU EKTP yang sebenernya ATAU Bukti Rekam data EKTP.. Karena saya udah terlanjur menganggap enteng, dan pede kalo masalah saya hanya belum punya kartu EKTP, maka mulailah saya mengurus surat keterangan Bukti Rekam Data di tempat KTP saya terdaftar. Karena saya tinggal di Pekanbaru dan alamat KTP saya ada di Jakarta Timur, maka bukti rekam data hanya bisa dikeluarkan di tempat KTP terdaftar. Setelah meminta tolong sama Mama Mertua saya, ternyata saya belum pernah melakukan rekam data EKTP.. Makjleb..! Trus gimana dong? Ya harus rekam data dulu, baru keluar surat keterangan rekam datanya.. dimana?? Menurut teorinya katanya bisa di disdukcapil tingkat provinsi tempat kita tinggal.. tapi kenyataannya ga bisa.. Entahlah kalo sebenernya bisa, hanya Allah dan pegawai Disdukcapil yang tau..

Karena sudah putus asa bolak balik disdukcapil di pekanbaru, akhirnya saya berangkat ke Jakarta untuk melakukan rekam data dan meminta surat keterangan kalo EKTP sedang dalam pengurusan. Komen dari petugas kecamatan yang mengurus rekam data? “Lha bu, kok jauh2 kesini buat rekam data doang? Kan bisa di disdukcapil sana” — Au ah Pak..! Situ aja yang ngomong..

Setelah perekaman data, maka sayapun mendapat Surat Keterangan kalo EKTP sedang dalam pengurusan (surat ini harus diminta yaaa, kalo ga diminta, ga akan dikasih, dan kita diminta untuk tetap menggunakan KTP yang lama sebagai kartu identitas selama belum dapat EKTP) . Walopun blanko EKTP tersedia, kita tetap harus menunggu maksimal 14 hari sampai EKTP diterbitkan karena harus dimasukkan ke data penduduk di pusat. Tapi untuk mengurus paspor Surat keterangan kalo KTP dalam kepengurusan aja udah cukup..

Yes..! Dan akhirnya drama EKTP pun kelar dan sayapun siap untuk bikin paspor. Urusan kelar..? Eits belum.. masih ada drama bikin paspor.. 😂😂 next post yaak..!

This entry was posted in Jalan-Jalan and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s